Sistem filter dan Pompa Sirkulasi Pada Kolam Renang

Sistem filter dan pompa sirkulasi pada kolam renang merupakan dua jenis perlengkapan yang saling berkaitan erat satu dengan lainnya.

Sistem filter pada kolam renang cara kerjanya tidak dapat dipisahkan dengan fungsi pompa sirkulasi. Dalam melakukan penyaringan air atau membersihkan air kolam, pompa sirkulasi memompa air dari kolam renang ke sistem filter dan menyalurkan kembali air bersih yang sudah disaring ke dalam kolam.

Karena kedua sistem tersebut sangat berkaitan erat, tidak jarang sistem sirkulasi air juga dikatakan sebagai sistem kebersihan kolam renang. Sedangkan untuk sistem filter biasanya dikenal dari jenis media yang digunakan untuk menyaring air.

 

Jenis Filter Air Kolam Renang

Pada umumnya, dilihat dari media yang digunakan untuk menyaring air, ada tiga jenis filter air yang banyak digunakan pada kolam renang, yaitu filter pasir, filter cartridge dan filter DE (tanah diatom). Untuk menyaring air dari kolam renang, air dipompa melalui tangki berisi media filter untuk dibersihkan sebelum dialirkan kembali ke kolam.

1.           Filter Pasir.

Filter pasir menggunakan media pasir berukuran kecil sebagai bahan untuk menyaring air. Biasanya ukuran pasir yang digunakan pada filter berdiamter sekitar 0,4 – 0,5 mm, semakin kecil butiran pasirnya maka semakin bersih kualitas air hasil penyaringannya.

2.           Filter Cartidge.

Media yang digunakan untuk menyaring air pada filter cartridge terbuat dari bahan sintetis berpori yang ditempatkan di dalam casing (cartridge). Bahan yang sering digunakan untuk filter adalah serat polyester yang dapat menyaring kotoran berukuran 10 – 20 mikron.

3.           Filter DE

Sedangkan pada filter DE menggunakan tanah diatom yang diletakkan pada cartridge sebagai media untuk menyaring air. Daya saring filter jenis ini, pada umumnya dapat menyaring kotoran sampai berukuran 3 micron.

Dari ketiga jenis filter di atas, daya saring air yang paling baik didapat oleh filter DE, dan filter cartridge pada kualitas menengah. Namun demikian filter DE harganya lebih mahal dari kedua jenis filter yang lain.

 

Jenis Sistem Sirkulasi Pada Kolam Renang

Ada dua jenis sistem sirkulasi yang umum digunakan pada kolam renang, yaitu sistem skimmer dan sistem overflow.

1.           Sistem Skimmer

Sistem skimmer menggunakan perlengkapan skimmer box yang biasanya terlihat sebagai lubang intake yang terpasang pada dinding kolam renang. Sirkulasi pada sistem ini lebih sederhana jika dibandingkan dengan sistem overflow.

Pada sistem sirkulasi skimmer, air dari kolam dipompa melalui intake dan dialirkan ke filter air oleh pompa, kemudian air bersih yang sudah disaring dialirkan kembali ke kolam renang.

2.           Sistem Overflow

Sistem overflow mengalirkan air melalui bagian atas pinggiran kolam ke saluran overflow sebelum dialirkan ke bak penyeimbang (balancing tank) yang berfungsi sebagai bak penampungan air sebelum dimasukkan ke filter air. Air yang sudah disaring akan dialirkan kembali ke kolam renang melalui inlet.

Kualitas air yang dihasilkan sistem sirkulasi overflow akan lebih jernih daripada sistem skimmer, namun untuk membuat kolam renang dengan sistem over flow, selain diperlukan biaya yang lebih mahal, juga dibutuhkan lahan yang lebih luas.

Kontraktor Kolam Renang Profesional

Sebagai salah satu konsultan kolam renang terbaik di Indonesia, Grand Pool Indonesia sudah banyak membangun kolam renang dengan berbagai jenis sistem sirkulasi serta melayani perawatan filter kolam renang dengan tenaga profesional yang sudah teruji kualitasnya.

 

Pengalaman kami yang sudah teruji dalam pembangunan kolam dengan hasil karya yang indah dan memuaskan pada berbagai tempat di seluruh Indonesia, merupakan suatu bukti nyata kualitas layanan yang kami berikan.

GRANDPOOL INDONESIA

Alamat: Jalan Sultan Agung No.24 Jakarta Selatan – Kode pos 12980

Phone : 021 83706355

Fax : 021 28541788 Mobile :  087775535568

E-mail[email protected]